October 13, 2020 eddye 0Comment

Menyelenggarakan kompetisi olahraga pun tak luput dari dampak pandemi Coronavirus 2019 atau COVID-19. Dikatakan CloverQQ berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak terkait untuk mulai melaksanakan kelanjutan musim bola basket dan sepak bola di tanah air.

Sebelum dimulainya kompetisi kedua cabang olahraga tersebut, dibuat nota kesepahaman dan kerjasama untuk memastikan pelaksanaannya dengan memperhatikan protokol kesehatan secara penuh. Penandatanganan dokumen dilakukan hari ini antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan beberapa pihak.

Pertama, penandatanganan nota kesepahaman antara BNPB dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tentang penanggulangan bencana di bidang pemuda dan olahraga. Selain itu, ada tiga MoU lainnya, antara BNPB dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), BNPB, dan Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi). Penandatanganan dokumen final terkait perjanjian kerjasama antara Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB dan PT Bola Basket Indonesia.

Kesepakatan Kerja Sama atau UKM antara BNPB dan PT Bola Basket Indonesia bertujuan untuk mengimplementasikan pedoman kesehatan dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga aman COVID-19, ujar perwakilan sistem dan strategi BNPB Wisnu Widjaja saat membuka acara yang digelar belum lama ini.

Pencinta olahraga dan atlet sedang menunggu persaingan kedua jenis olahraga ini. Di sisi lain, persaingan juga meningkatkan kualitas dari atlet itu sendiri. Kompetisi ini akan kembali meningkatkan kualitas para atlet kita yang harus mampu menjaga kemampuan fisik dan kemampuannya. Selain itu, ini adalah hiburan bagi masyarakat kita untuk hidup dalam wabah ini.

Presiden PP Perbasi Danny Kosasih mengatakan, dengan beroperasinya liga bola basket profesional diharapkan dapat meningkatkan prestasi bola basket Indonesia, terutama mengingat penyelenggaraan Piala Asia FIBA ​​2021 dan Piala Dunia 2023 mendatang. memberikan hiburan kepada komunitas penggemar olahraga khususnya penggemar bola basket.

Dalam kesempatan itu, ia menyarankan agar penyelenggaraan pertandingan bola basket Indonesia Basketball League (IBL) harus memantau pelaksanaan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan.

Sementara itu, Presiden PSSI Muhammad Iriawan mengatakan PT LIB selaku operator Liga 1 dan Liga 2 akan melanjutkan kompetisi tersebut. Liga 1 akan berlanjut mulai 1 Oktober 2020 bersama PSS Sleman dan Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Kemudian Liga 1 akan dimulai pada 17 Oktober-5 Desember 2020. 24 tim peserta dibagi menjadi 4 grup dengan 4 tim tuan rumah. Finalis akan lolos ke Liga 1 pada 2021.

Iriawan menambahkan, lanjutan Liga 1 akan dipusatkan di Pulau Jawa. Ada enam pasukan di luar Jawa yang akan menjadikan Provinsi Yogyakarta dan Kota Malang sebagai markas besar mereka.

Doni yang juga merupakan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 berharap kompetisi yang sedang berlangsung ini dapat kembali menjadi simbol untuk mengadopsi lapangan hidup baru, masyarakat yang tetap produktif dan aman terhadap COVID-19. .

Diharapkan dengan penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi awal yang baik bagi olahraga di tanah air. Memiliki persaingan yang baik dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang lengkap.

Di akhir acara penandatanganan Nota Kesepahaman, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua BNPB dan berbagai pihak atas komitmennya dalam menyelenggarakan pertandingan olahraga sepak bola dan bola basket. Ia berpesan agar diadakan lomba ini tanpa pengawasan penonton mengingat virus SARS-CoV-2 masih terus menyebar.

Dengan pemahaman dan pengalaman yang sangat tinggi serta instruksi Pak Doni yang jelas. Ini harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah bekerja keras untuk memerangi wabah ini agar tidak ada kelompok kegiatan baru.

Terkait rencana kompetisi, Kemenpora akan memantau pelaksanaannya dan berharap BNPB membantu menanganinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *