Perbedaan antara Diploid dan Haploid

Dalam istilah biologi, mungkin diantara kamu masih ada yang bingung dengan istilah Diploid dan Haploid. Maka disini kita akan membahas tentang perbedaan dari apa itu diploid dan apa yang membuatnya berbeda dengan haploid.

Sel sitoplasma serta makhluk hidup digolongkan sesuai dengan jumlah set kromosom yang ada di dalam inti, diantaranya adalah monoploid dengan satu set kromosom, diploid dengan dua set kromosom, triploid dengan tiga set kromosom, tetraploid dengan empat set kromosom, dan juga seterusnya. Diploid adalah sel atau organisme yang dimana memiliki 2 set kromosom lengkap dengan inti sel atau nukleus. Diploid adalah sebutan untuk sel individu yang memiliki sel dengan dua set genom. Setiap sel memiliki pasangan dengan homolognya bedasarkan dengan ukuran panjang kromosom. Sel Diploid ini terbentuk dari fertilisasi sel-sel gamet. Haploid berasal dari kata separuh atau setengah, jadi artinya adalah Sel atau organisme yang hanya memiliki setengah atau separuh dari jumlah kromosom set.

Perbedaan diploid dan haploid terletak pada jumlah set kromosom nya, dimana diploid memiliki dua set kromosom, yang dimana berarti haploid memiliki setengah set kromosom. Sel-sel haploid bisa membentuk dan melebur menjadi satu yang menghasilkan sel diploid. Dalam reproduksi, sel-sel gamet melebur dan menyatu menghasilkan keturunan yang membawa sifat genetik dari pembentukan beberapa sel gamet tersebut yang dimana berasal dari sel gamet jantan dan sel gamet betina. Sel-sel diploid dapat mereplika diri dan memperbanyak diri menjadi sel-sel diploid lain melalui proses mitosis.

Dalam kehidupan nyata, manusia adalah organisme yang termasuk dalam diploid, yang berarti manusia memiliki dua set kromosom lengkap, yaitu satu set dari 23 kromosom jantan (Ayah) dan satu set lagi dari 23 kromosom betina (ibu). Kombinasi tersebut digabung dan menjadi 46 kromosom yang diturunkan ke anaknya. Jadi bisa dikatakan bahwa setengah dari kromosom indukan tadi adalah haploid, yang dimana diambil dari setengah kromosom induk dan digabungkan menjadi satu membentuk sel diploid.

Related Posts